Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech
Pengadilan Tinggi
Logo PENGADILAN NEGERI KALIANDA KELAS II

Mahkamah Agung Republik Indonesia

PENGADILAN NEGERI KALIANDA KELAS II

Jalan Indra Bangsawan No. 37. Kalianda, Lampung Selatan

e-mail : pnkalianda.info[at]gmail.com ; TELP / FAX : (0727) 322063

Logo Artikel

382 PERKARA PERDATA GUGATAN SEDERHANA BERAKHIR DAMAI

Berita

Perkara Perdata Gugatan Sederhana Berakhir Damai

WhatsApp Image 2018 11 06 at 16.37.32 2 Kalianda - Selasa, 6 Nopember 2018 dalam sidang perkara perdata gugatan sederhana berakhir dengan kesepakatan perdamaian antara Penggugat dan Tergugat. Penggugat dalam perkara perdata gugatan sederhana ini yaitu PT VASHAM KOSA SEJAHTERA yang dalam hal ini menunjuk kuasa hukum BAMBANG ASTONI, S.H., dan pihak tergugat yaitu SUTARJO, warga Dusun Cimangga Desa Kota Agung Kecamatan Tegineneng, Pesawaran. Sidang dipimpin oleh Hakim tunggal MADELA NATALIA SAI REEVE, S.H., M.H., didampingi Panitera Pengganti NI MADE YASE.

Objek sengketa dalam gugatan ini yaitu adanya wanprestasi/hutang dari Tergugat kepada Penggugat sebesar Rp. 142.506.000,00 (seratus empat puluh dua juta lima ratus enam ribu rupiah). Dana tersebut merupakan dana pinjaman dari PT VASHAM kepada tergugat untuk digunakan sebagai modal usaha pertanian, namun dalam perjalanannya Tergugat tidak sanggup untuk melunasinya. 

Dalam perkara ini sidang telah digelar sebanyak 4 kali. Sejak sidang pertama, Hakim telah menawarkan agar tercapai kesepakatan damai. Pada sidang kedua, kedua pihak memutuskan untuk membahas kesepakatan perdamaian pada sidang selanjutnya. Hingga pada sidang ketiga, kedua pihak telah merumuskan poin-poin perdamaian yang akan ditempuh. Akhirnya pada sidang keempat, kedua pihak sepakat berdamai dengan menandatangani kesepakatan perdamaian yang telah dirumuskan pada sidang sebelumnya. Setelah menandatangani kesepakatan damai, Hakim segera membuat Akta Perdamaian dengan Nomor : 2/Pdt.G.S/2018/PN Kla tertanggal 6 Nopember 2018. Dalam Akta perdamaian tersebut dimuat beberapa poin kesepakatan perdamaian, secara garis besarnya yaitu :

1. Pihak Tergugat tidak menyangkal bahwa yang menjadi dasar dan peristiwa hukum adalah wanprestasi

2. Penggugat mengakui memiliki hutang kepada Penggugat sebesar Rp. 142.506.000,00

3. Tergugat menyerahkan 1 sertifikat hak milik atas tanah seluas 1.181 M2 di Desa Kota Agung Kecamatan Tegineneng atas nama Tergugat kepada Penggugat

4. Bahwa sertifikat tersebut untuk melunasi hutangnya kepada Penggugat

5. Bahwa sertifikat tersebut dinilai seharga Rp. 100.000.000,00 oleh Penggugat sehingga sisa hutang sebesar Rp. 42.506.000,00

6. Bahwa sisa hutang tersebut akan dibayar tunai dengan cara cicilan tiap bulan sebesar Rp 500.000,00 setiap tanggal 10

7. Bahwa cicilan tersebut akan dimulai pada tanggal 10 Desember 2018

8. Bahwa semua biaya yang timbul dalam perkara ini ditanggung oleh Penggugat.

Berikut ini dokumentasi kesepakatan damai tersebut. (PTIP-red)

 

WhatsApp Image 2018 11 06 at 16.37.31

WhatsApp Image 2018 11 06 at 16.37.32 1


Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech